Basic Training

Keyakinan Muslim: Menolak Segala Penghambaan Kecuali Kepada-Nya

Published

on

Oleh: Arjuna Fikri Tri Firmansyah, peserta MPO

Kali ini penulis akan mengangkat sebuah tema yaitu . Sebelum menjelaskan lebih jauh apa itu ,
Apa itu Keyakinan?

Keyakinan atau kepercayaan (keteguhan hati) merupakan suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran.

Hak yang dimiliki individu dalam mempercayai suatu hal yang diyakininya, baik itu keyakinannya terhadap benda, manusia, maupun terhadap Sang Pencipta. Keyakinan terhadap Sang Pencipta yaitu Allah SWT harus lah menjadi dasar keimanan seseorang dalam perannya sebagai hamba Allah.

Ketika semua agama berbicara keyakinan, tentu pasti bahwa mereka pun yakin dengan keyakinan mereka dari berbagai macam agama, sendiri karena pada dasarnya mereka memiliki tuhan masing masing dan mereka mengaggap itu merupakan hal yang mutlak.

Pengikat esensi manusia dengan Tuhan

Yang disebut pengikat adalah sesuatu yang lebih kuat dari rasa lapar, rasa sakit, keinginan, rasa marah, rasa sedih, rasa prihatin, rasa frustasi dan apapun. Agar teruji sejauh mana keyakinan atau kepercayaan kepada sesuatu yang Maha dari lainnya.

Baca Juga:  Konfercab ke-IX Usai, HMI Tangerang Raya Resmi Estafet Kepemimpinan

Apa itu Muslim?

Sebelumnya, Muslim dan Islam itu berbeda. Karena islam itu Agama, sedangkan Muslim itu sebutan orang yang beragama islam. Maka Muslim merupakan sebutan bagi pemeluk agama Islam. Jadi, jika seseorang mengatakan “Saya Muslim”, maka artinya “Saya beragama Islam” atau “Saya penganut Islam”. Kaum Muslim disebut juga Umat Islam.

Maka pengertian merupakan dasar dari setiap pemikiran, gerakan dan aktivitas hidup manusia. Keyakinan tertuang dalam suatu sistem ideologi atau maksud dan tujuan yang ingin dicapai.

Islam mengajarkan sistem keyakinan yang disebut Tauhid. Tauhid merupakan konsepsi sistem yang mengajarkan bahwa Allah SWT adalah zat Yang Maha Esa, sebab dari segala sebab dalam rantai kausalitas.

Ajaran Tauhid membenarkan bahwa manusia dibekali fitrah yaitu suatu potensi alamiah berupa akal sebagai bekal untuk memilih sikap yang paling tepat serta untuk mengenali dan memverifikasi kebenaran dan kesalahan secara sadar.

Tauhid yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir yang dijanjikan Allah, dinyatakan dalam dua kalimat syahadat, yaitu Asyhadu an la ilaha illallah illallah, Wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah. Artinya, aku bersaksi bahwasanya tiada ilah selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah rasul Allah.

Baca Juga:  Kata Siapa Wanita Lemah?

Setiap manusia telah menyatakan syahadat ini sebelum ia dilahirkan. Persaksian syahadat itu mengakibatkan manusia harus meniadakan sesembahan, tempat bergantung dari segala sesuatu yang dipertuhankan. Ini juga berarti bahwa dimensi syahadat adalah pengakuan dan ketundukan.

Kalimat syahadat jika ditafsirkan kurang lebih, penolakan terhadap segala macam penghambaan kecuali kepada Dia yang tunggal, awal dari segala awal, berdiri sendiri, kekal yang merupakan pemilik dari segala pemilik.

Kalimat syahadat ini adalah ikrar yang tidak berarti jika tidak dibuktikan. Artinya kemudian bahwa dalam segenap aspek kehidupan kita adalah bukti penghambaan kita.

Apa keyakinan pertama yang harus dimiliki oleh seorang Muslim?

Setiap orang yang mengikrarkan dua kalimat syahadat “asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan rasulullah” menjadi seorang Muslim dan hukum Muslim berlaku baginya: badannya menjadi suci juga anak-anaknya, dan pernikahan serta muamalahnya dengan Muslimin boleh baginya.

Konsekuensinya, ia harus mengamalkan kewajiban-kewajiban agama seperti melaksanakan salat, mengerjakan puasa, menyerahkan khumus, zakat, menunaikan haji, beriman kepada yang gaib, percaya adanya malaikat, hari kebangkitan.

Dan ketika mempelajari Keyakinan Muslim pasti banyak dari pembaca bertanya tanya, sejak kapan menganut agama Islam?

Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 3 Halaman

Lagi Trending