Suarahimpunan.com – Kader Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Medan menilai kepengurusan cabang yang baru dilantik di Asrama Haji Medan pada Sabtu (27/8) lalu lupa akan progresnya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kader HMI MPO Komisariat Umsu, Bayu Arnanda. Ia menilai bahwa pasca-dilantik pada Agustus lalu, pengurus cabang di bawah komando Rizky Fadilla Hasibuan sibuk berkonflik dengan pengurus PB HMI MPO terkait pelaksanaan Kongres.
“Terhitung sejak dilantiknya Ketua Umum Rizky Fadilla Hasibuan sampai dengan saat ini, belum ada progres yang dilakukan, akan tetapi Pengurus HMI MPO Cabang Medan malah sibuk berkonflik dengan PB HMI terkait Kongres. Sibuk Kongres, lupa dengan progres,” ujarnya melalui pesan tertulis WhatsApp pada Senin (17/10).
Bayu juga menjelaskan bahwa pengurus cabang tidak konsisten dalam melakukan pengembangan komisariat-komisariat yang ada.
“Pengurus HMI MPO Cabang Medan tidak konsisten dalam mengembangkan komisariat-komisariat yang ada di Medan. Hal ini dikarenakan pengurus HMI MPO Cabang Medan juga merupakan pengurus HMI Komisariat. Tentu ini terjadi karena Ketua Umum HMI MPO Cabang Medan tidak faham konstitusi atau bahkan paham namun sengaja dilanggar,” jelasnya.
Bayu juga menilai bahwa kepengurusan cabang saat ini justru membuat konflik antarkomisariat semakin memanas.
“Di bawah kepemimpinan Rizky Fadilla Hasibuan membuat jurang konflik antarkomisariat semakin lebar. Selain itu kegiatan yang diadakan HMI Cabang Medan lebih bersifat simbolik dan formalistik dari pada substansial. Bahkan dalam beberapa momentum, Ketua Umum HMI Cabang Medan, Rizky Fadilla Hasibuan memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, ini sungguh sangat miris,” katanya.
Bayu pun mengaku kecewa karena pengurus cabang yang menurutnya tidak objektif dalam berorganisasi untuk mengembangkan himpunan.
“Saya kecewa dengan kinerja pengurus HMI MPO Cabang Medan yang menurut saya sangat tidak objektif. Harusnya sebagai senior mereka lebih bisa menerapkan demokrasi di ranah cabang lebih objektif,” tandasnya. (RED)