Suarahimpunan.com – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Gorontalo telah usai melaksanakan Basic Training atau Latihan Kader 1.
Sebanyak 10 mahasiswa telah resmi dilantik menjadi HMI. Pengucapan ikrar sumpah anggota dilakukan di Aula Masjid Al-Haul, Kelurahan Dembe Jaya, Kota Gorontalo pada Sabtu(27/2).
LK 1 yang dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 27 Februari ini diikuti oleh 6 orang peserta perempuan dan 4 peserta laki-laki yang berasal dari berbagai kampus di Gorontalo.
Ketua Umum HMI MPO Cabang Gorontalo, Mohamad Rivaldy Hapili, mengungkapkan para peserta telah melewati proses training selama 4 hari, dengan aktivitas pembelajaran secara penuh baik secara teoritis maupun secara praktis untuk memastikan anggota HMI bisa mengalami penguatan baik intelektual dan spiritualnya.
“Setelah proses itu, kami melantik mereka menjadi anggota HMI,” ujarnya.
Tim kepemanduan yang ditugaskan untuk mengawal proses pembelajaran peserta basic training menetapkan dalam 3 predikat kelulusan, yaitu lulus baik 4 orang, lulus cukup 3 orang dan lulus bersyarat 2 orang.
Rivaldi berharap, para anggota HMI yang baru saja disahkan, bisa mengimplementasikan keilmuan yang telah didapatkan dengan terus memberikan pengaruh positif dimanapun, sebagai orang yang membawa status sebagai kader HMI.
“Karena ilmu yang baik, adalah ilmu yang terus diamalkan,” tuturnya.
Ia pun mengungkap bahwa HMI MPO Cabang Gorontalo selalu melaksanakan kegiatan LK 1 di masjid untuk memperkuat suasana religius peserta yang akan direkrut menjadi anggota HMI.
“Basic training HMI MPO juga selalu dilakukan di masjid, untuk memberikan nuansa religius yang kuat, dan memakmurkan masjid. Sehingga setiap anggota HMI juga ditugaskan untuk mengurus masjid, seperti menjadi muadzin, berdzikir, bersih-bersih, lapak buku, dan melakukan amalan yang baik untuk pengembangan kualitas diri,” tandasnya.
(RED)